 |
Pengunjung Online : 14
Anda pengunjung ke 151.820 Sejak 12 Rabi'ul Awal 1429 ( 20 Maret 2008 )
|
Tsulasa', 09 Muharam 1430 (Selasa, 6 Januari 2009)
Opini
 | 15 Desember 2008 10:55 Oleh: Harimurti Kridalaksana Raja Ali Haji adalah ahli bahasa yang piawai selain sastrawan kreatif dan penulis sejarah. Sudah banyak dibahas jasa-jasanya sebagai sastrawan yang menulis puisi dan prosa; begitu pula jasanya sebagi penulis sejarah. Sebaliknya, bahwa Raja Ali Haji adalah ahli bahasa kurang sekali diketahui apalagi dihargai orang. Secara teknis saya sudah pernah mengkaji karya-karya bidang tata bahasa dan ... detail... » |
 | 24 November 2008 12:23 Oleh: Abdul Malik Delapan puluh tahun yang lalu (28 Oktober 1928—28 Oktober 2008), para pemuda kita menggoreskan tinta emas dalam sejarah kita sebagai bangsa. Dalam peristiwa yang dikenal sebagai Sumpah Pemuda mereka mengikrarkan sumpah yang sangat sakti: mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia; bertanah air satu, tanah air Indonesia; dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia. Sumpah itu memang terbukti sakti. Dalam ... detail... » |
 | 5 November 2008 12:14 Oleh : Ellyzan Katan Tamadun Melayu mengenal konsepsi tentang patut; posisi ideal suatu peristiwa, kelakuan, dan juga pemikiran. Patut di sini adalah ukuran yang bermain di tengah kehidupan masyarakat di mana di dalamnya mengandung ketentuan ketat antara yang sesuai dengan yang tidak sesuai. Sebagai contoh, pemikiran yang patut bagi seorang Melayu dapat dilihat ketika dia memikirkan suatu rencana kehidupan ... detail... » |
 | 4 November 2008 14:39 Oleh: Surya Makmur Nasution[1] Akhir-akhir ini kita yang berada di Kepulauan Riau (Kepri) diguncangkan dengan pemberitaan yang amat mengerikan. Disebut mengerikan bukan karena negeri ini akan hancur perekonomiannya akibat krisis global yang menimpa Amerika Serikat. Tidak juga karena ancaman buruh akan melakukan demonstrasi karena kenaikan upah tidak boleh lebih dari satu juta rupiah. Lalu, ... detail... » |
 | 27 Oktober 2008 15:02 Oleh : Abdul Malik Puncanya adalah modernisasi. Wujud baru kebudayaan dunia itu —dibandingkan sebelumnya yang bersifat tradisional— mengubah wajah dunia secara total. Persebaran dari tanah kelahirannya, Inggris, pada abad ke-18 merebak luas. Mula-mula ke negara-negara dan atau bangsa yang berkebudayaan sama (Barat), seluruh daratan Eropa dan Amerika Utara. Jalarannya sampai ke semua benua, termasuk Asia dengan Jepang, ... detail... » |
 | 12 Oktober 2008 11:41 Oleh: Ellyzan Katan Tanggal limabelas sampai enambelas Februari dua ribu delapan, adalah tanggal yang sangat berharga bagi kehidupan Melayu di kawasan Pulau Tujuh, sebab pada tanggal itu, kebesaran Melayu kembali diketengahkan. Ini pula merupakan suatu hal yang luar biasa, yang dapat ditangkap sebagai pertanda bahwa tamadun Melayu sedang bergeliat. Maka terdengarlah dentang panjang senar Gurindam Duabelas, ... detail... » |
|
 |