Versi Indonesia
English version
Pengunjung Online : 18
Hari ini :207
Kemarin :194
Minggu kemarin:2.066
Bulan kemarin:10.498

Anda pengunjung ke 4.144.850
Sejak 11 Rabi'ul Awal 1429
( 19 Maret 2008 )


Pengunjung Baru ?
   |   


www.melayuonline.com www.wisatamelayu.com www.rajaalihaji.com www.tengkuamirhamzah.com www.ceritarakyatnusantara.com www.adicita.com www.maharatu.com www.jogjatrip.com www.kerajaannusantara.com www.infokorupsi.com www.indonesiawonder.com
Tsulasa', 01 Rabi'ul Akhir 1440 (Senin, 10 Desember 2018)
 
Kategori :
Opini
Bahasa Indonesia, Siapa Yang Seharusnya Belajar?
25 Maret 2011 08:33
Oleh Wieke Gur Llkns de kara son hap de zini sa zaho ta gwibin zini in hap talusublula. Zre mo domba zahona hen zno ola man tame nul gwenan. Zno mae mo bosem-sena kim gubirida gwenda, dekam zep wet noso gweblanan. Bahasa apakah di atas? Yang pasti bukan bahasa Klingon dari film Star Trek. Tulisan di atas adalah bahasa Orya. Bahasa lokal yang digunakan oleh saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air di Papua. ... detail... »
Krisis Bahasa Indonesia
23 Maret 2011 08:40
Oleh Fredy Wansyah Ketika saya melihat halaman internet Pusat Bahasa, saya sedikit bingung dengan adanya istilah "Pos-El" yang mengandung arti "Surat Elektronik." Faktanya, istilah itu tidak tersebar luas di masyarakat. "Email" adalah istilah yang lebih dikenal di masyarakat kita dibandingkan istilah "Pos-El." Dari berbagai kalangan usia, latar sosial, maupun politik lebih akrab menggunakan istilah "email" karena telah terbiasa ... detail... »
Masih Adakah Cinta Bahasa Indonesia?
14 Maret 2011 03:12
Oleh Hudjolly Pesona Bahasa Indonesia kian menarik di mata warga negara asing. Setelah kelas bahasa Indonesia di Mesir dipadati peminat, menyusul pula di Belanda, Austria, Prancis, dan beberapa minggu lalu di Jerman. Ketika warga negara lain berminat mempelajari bahasa Indonesia, rasa bangga menyergap di dada para pengguna bahasa Indonesia. Tetapi rasa bangga itu tidak perlu dipupuk berlebihan agar tidak berubah menjadi mimpi. ... detail... »
Sastrawan di Antara Dilema
18 Februari 2011 06:26
Oleh Damiri Mahmud Sastrawan selalu berada di tengah-tengah kutub keterkenalan dan keterpencilan. Pada satu sisi dia adalah empu, karena karya-karyanya berisi ajaran dan pedoman hidup yang bahkan jauh ke depan melampaui zamannya. Di sisi lain dia kesepian karena merasa dirinya dan karya-karyanya tidak dihiraukan dan tak mendapat perhatian. Dalam tradisi China, karya sastra terutama puisi, sangat dihargai dan dipandang tinggi. ... detail... »
Sastra Melayu-Tionghoa dan Nasionalisme
27 Januari 2011 04:39
Oleh Irwansyah Kesusastraan Indonesia modern tetap dianggap baru muncul, setelah Perang Dunia I. berakhir dengan berdirinya Balai Pustaka pada tahun 1917. Balai Pustaka nama populer dari Kantor Bacaan Rakyat (Kantoor voor de Volkslectuur) yang sebelumnya bernama Komisi Bacaan Rakyat (Commisie voor de Inlandsche School en Volkslectuur) yang didirikan pada tahun 1908. Awalnya Balai Pustaka menerbitkan buku-buku cerita rakyat berbahasa ... detail... »
Di Makam Raja Ali Haji
22 Januari 2011 02:42
Oleh Kenedi Nurhan Di tengah kebisingan suara mesin generator pembangkit listrik, puluhan sastrawan itu tegak berjajar, membentuk separuh lingkaran tak beraturan. Tak ada keheningan saat kedua telapak tangan ditadahkan ke langit, berdoa, saat menziarahi makam sastrawan besar negeri ini: Raja Ali Haji. Dipandu penyair Djamal D Rahman, doa pun dipanjatkan. Warna kuning gading simbol kebesaran Kesultanan Melayu ... detail... »
Total opini : 95   | Index opiniPage